11 September 2013

Kata Matahari

Untuk hari ini, aku mulai bertanya. Akan seperti apakah akhir sebuah kisah ini. Sebuah rambu yang kau berikan mengkhayalkan banyak hal tentang arti adanya kamu untukku dan adanya aku untukmu. Suatu ketika ketika kita sedang duduk memandang matahari itu, aku bergumam "Akankah dia yang menjadi tujuanku?".

Dengan tatapan dan sinar matamu yang cerah aku berani berpikir bahwa dirimu juga menginginkanku menggapaimu. Sudah lama sepertinya setelah aku dan kamu pergi menatap matahari sore itu di pantai. Kamu, masihlah kamu yang dulu. Dengan kesederhanaan dan perhatian yang selalu kau tunjukkan. Kenyamanan selalu saja ada disetiap waktu menghampiri adanya aku dan kamu.

Sayang, aku masih tetap takut menggantungkan tujuanku kepadamu. Aku tahu jika tujuanku adalah kamu maka aku akan membuatmu bimbang. Masih banyak yang belum kau ketahui tentangku. Apa benar? Kurasa memang benar. Belum banyak yang kau tahu untukku. Aku rasa setiap saat waktuku terlintas kamu, hanya kamu.

Bukannya aku ragu, tapi matahari sore itu di tepi pantai mengatakan padaku bahwa aku tidaklah boleh membuatmu menujuku. Aku selalu bisa merasa bahwa akulah tujuanmu, tapi apakah aku harus membuatmu berpikir untuk kedua kalinya bahwa kamu harus bisa memahami isi hatiku.

Matahari sore itu mengernyitkan keningnya unttuk mu. Dia pikir kamu adalah sesosok makhluk tampan yang terpesona pada gadis ingusan yang tak tahu tentang arti dunia. Dia berkata padaku "Apakah iya dia mencintaimu?"
Ya, aku rasa dia memang benar mencintaiku. Tapi aku memang sempat mengecewakannyadan bahkan membuatnya meragu. Ya, inilah aku dengan segala keterbatasanku yang mungkin tak akan berubah sampai kapanpun. Aku tetap akan mengecewakanmu.

31 Maret 2013

Shimponi Jingga

Selamat hari Minggu manis semuanya :)
Gimana kabar weekend kalian ? Pasti seru. Sama serunya dengan weekendku, kemarin aku dan mas Radit berencana buat hunting foto bareng mbak Pus sama mas Fahmi. Setelah muter-muter bingung nyari tempat mau dimana akhirnya asal jalan aja kemana maunya. Ketemu deh di Shimponi perumahan dekat Water Blaster. Sampai disana kami pun masih bingung mau di sebelah mana. Akhirnya ketemu sebuah bukit yang blusuk (nyempil) disana ada papan nama Grand Candhi Golf gede bgt. Tanpa menyia-nyiakan waktu mulailah kami beraksi. Ceprat-cepret sana sini tak terasa adzan Maghrib sudah berkumandang saatnya keluar dari area itu karena cepat atau lambat kami pasti akan digusur oleh bapak-bapak satpam hahahaha.
Perjalan kami lanjutkan ke daerah Simpang Lima. Salat magrib di masjid Baitulrahman dulu setelah itu baru jalan-jalan di lapangan Simpang Lima. Karena lapar yang tiba-tiba datang menyeruak maka kami memutuskan untuk mengisi perut yang kosong ini dengan Soto Neon di daerah Pringgading. Kenyaaaang :D.
Niatan mau nongkrong di Banjir Kanal Barat eh malah petir sudah menyambar-nyambar ya sudah berakhirlah perjalanan kami Sabtu kemarin. Weekend yang menyenangkan :)



















25 Maret 2013

Sahabat Juga Butuh Dihormati

canggung
lagi-lagi canggung
apasih yang seharusnya terjadi di hadapanmu?
diam
lagi-lagi diam
apasih yang seharusnya terjadi di hadapanmu?
canggung dan diam seperti ini?
aku manusia butuh dihargai
jika kamu ingin aku menghargaimu maka hargai aku
jika kamu tidak menghargaiku maka aku bisa lebih tidak menghargaimu
aku diam
kamu diam
aku canggung
kamu canggung
lalu?
sama sama canggung dan diam seperti ini
aku temanmu mungkin sahabatmu
tapi aku manusia yang butuh dihargai
kamu temanku mungkin sahabatku
tapi kamu manusia yang bisa menghargai
jika kamu diamkan aku maka aku akan lebih mendiamkanmu
cukup tahu
aku memang tak sebaik teman-teman lainnya aku hanya parasit yang menghinggapimu
tapi aku punya hati
hargai aku
cukup itu
bila aku salah ingatkan bukan diamkan
bila aku salah katakan bukan tinggalkan
cukup
diam saja
aku sekarang igin diam

23 Maret 2013

Diam Bukan Berarti Tidak Ada Apa-apa

Aku pikir ini hanya sebuah kata yang aku dengar dan kau anggap itu sebuah lelucon yang mungkin dapat mencairkan suasana yang kaku antara aku dan kamu. Ucapan yang aku biarkan namun selalu kau ulangi. Cukup sabar aku mendengar semua itu. Aku tahu maksudmu tapi aku punya hati yang tidak mungkin sakit bila diiris berkali-kali. Aku takut jika ini selalu berulang.

Kondisi kita antara aku dan kamu yang tidak tahu apakan aku masih bisa menebalkan hatiku untuk menerima irisan itu lagi? Mungkin kemarin adalah puncaknya. Aku tidak ingin mengatakan ini sebenarnya. Tapi aku sudah tidak kuat, aku lelah. Ya, aku lelah harus diam karena aku tak ingin mengatakannya karena aku tak ingin kau tersinggung dan menganggapku seorang anak kecil yang tak bisa membedakan kata lelucon dan kata cemooh.

Tapi untuk ukuran anak kecil sepertiku aku cukup pintar untuk tahu bahwa ucapan yang ku dengar tidak menghargaiku sama sekali dan itu dihadapan orang lain. Apa tidak terpikir di otakmu? Apa matamu tak melihat? Aku diam bukan berarti aku tidak apa-apa, bukan karena aku memang ingin diam. Aku diam karena aku tidak suka akan caramu. Caramu memperlakukan aku.

Layaknya wanita aku bisa menerimamu karena hatiku mengatakan "Aku mencintaimu". Tapi apa hanya dengan sekedar kata itu kita bisa selalu bersama. Tidak adakah saling menghargai dan simpati antara satu dengan yang lainnya. Aku tidak harus dihormati hingga badanmu membungkuk bak menghormati putri raja TIDAK! Aku hanya ingin rasa saling menghormati yang tidak membuat telinga dan hati ini menangis. Aku ingin tutur kata yang lebih halus. Aku wanita bukan teman lelakimu. Aku kekasih bukan teman mainmu. Aku sahabat bukan teman sesukamu.  Aku wanita yang menanti kelembutan bukan perintah atau kata tak sopan.

Jika memang tidak bisa dan merasa ini berlebihan silahkan pergi. Jika memang tidak bisa menerimaku karena aku anak kecil yang manja silahkan pergi. Biarkan disini aku bersama perasaan seorang wanita. 

17 Maret 2013

Nopal Ganteng

Kali ini saya mau berbagi tentang adek kecil yang manis banget dan ganteng banget yang tiba-tiba saja meramaikan keluarga saya dengan kehadirannya. Awal mulanya dia datang karena titah mama dan papanya yang menitipkan adek ganteng ini kepada ibu saya setiap hari senin-sabtu. Karena kesibukan orang tua adek ganteng ini jadi dititpkan deh sama ibu saya.
Baru sehari ada di rumah saya, adek ganteng yang satu ini sudah punya banyak fans. Dari ibu-ibu tetangga sebelah rumah sampai anak-anak tetangga yang doyan bgt main di rumahku sekarang dan yang mereka cari cuman satu NOVAL. Ya nama adek ganteng ini Noval tapi gara-gara dia punya banyak fans namanya pun jadi banyak juga kayak Nopal (panggilan kesukaan saya dan adik saya), Empal (kesukaan ibu saya), Adek ganteng (kesukaan anak-anak tetangga), dan yang paling aneh Mr. Bean Jr (kesukaan bapak) hahahaha :D
Pokoknya setelah kehadiran ini anak rumah saya tidak pernah sepi pengunjung dan banyak juga kejadian-kejadian dan kejutan lucu serta menghibur dari adek ganteng ini. Karenanya saya jadi betah banget tinggal di rumah apalagi semenjjak kegiatan kampus saya sudah tidak sepadat dulu rasanya kangeeeeennnn terus kalau sama Nopal alias Mr. Bean Jr ini :*
Ayok kenalan sama adek ganteng :)










16 Maret 2013

Festival Ogoh-ogoh

Senja di langit Semarang hari Minggu lalu tepatnya tanggal 10 Maret 2013 secara tidak sengaja aku bersama  mas pacar sedang melintas di jalan Pandanaran Semarang. Kami berhenti untuk melihat pawai atau arak-arakan makhluk buatan mirip raksasa yang di arak sepanjang jalan. Ternyata itu acara Festival Ogoh-ogoh untuk memperinngati hari raya Nyepi bagi umat Hindhu di Semarang. Acara tersebut di laksanakan sejak hari Sabtu hingga Minggu. Banyak partisipan yang mengikuti festival ogoh-ogoh ini hampir dari 5 perwakilan agama di Indonesia ikut berpartisipasi ada marawisan (islam), umat gereja(kristen dan katolik), umat budha (biksu dan beberapa tokoh budha), dan tetntunya umat hindhu yang berdandan dengan baju upacara khasnya. Selain masing-masing agama ada juga seperti club atau perkumpulan seni yang mengikutinya.
Beberapa foto yang dapat saya ambil ketika acara berlangsung :)